CARA KERJA OTAK
A.
PENGERTIAN
OTAK
Otak (bahasa Inggris: encephalon) adalah pusat sistem
saraf (bahasa Inggris: central nervous system, CNS) pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya.
Otak manusia adalah
struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas
100 juta sel saraf atau neuron.
Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi
tubuh homeostasis seperti detak
jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak manusia
bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat
kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya
dipercayai dapat memengaruhi kognisi manusia.
Pengetahuan mengenai otak memengaruhi perkembangan psikologi
kognitif. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran
motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.
Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. Glia
berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa
informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensi aksi. Mereka berkomunikasi dengan neuron
yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia
yang disebut neurotransmiter.
Neurotransmiter ini dikirimkan pada celah yang dikenal sebagai sinapsis. Avertebrata
seperti serangga mungkin
mempunyai jutaan neuron pada otaknya,
vertebrata besar bisa mempunyai hingga seratus miliar neuron.
Neuron otak mengandung dua jenis asam lemak PUFA (bahasa
Inggris: polyunsaturated fatty acids), yaitu asam arakidonat (AA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) yang
terletak pada posisi sn2 dari molekul fosfogliserida dalam membran sel neuron. PUFA
dapat terlepas dari fosfogliserida oleh stimulasi fosfolipase PLA-2. Molekul AA yang
terlepas akan diproses oleh enzim siklo oksigenase menjadi prostaglandin dan tromboksana, atau diproses oleh enzim 5-lipo oksigenase menjadi lipoksin. Baik AA maupun DHA dapat diproses
oleh enzim lipo oksigenase guna membentuk
senyawa turunan hidroksi dan leukotriena.
B.
ANATOMI OTAK MANUSIA BESERTA FUNGSINYA
Otak Anda mengendalikan semua fungsi tubuh Anda. Otak
merupakan pusat dari keseluruhan tubuh Anda. Jika otak Anda sehat, maka akan
mendorong kesehatan tubuh serta menunjang kesehatan mental Anda. Sebaliknya,
apabila otak Anda terganggu, maka kesehatan tubuh dan mental Anda bisa ikut
terganggu.
Seandainya jantung atau paru-paru Anda berhenti bekerja
selama beberapa menit, Anda masih bisa bertahan hidup. Namun jika otak Anda
berhenti bekerja selama satu detik saja, maka tubuh Anda mati. Itulah mengapa
otak disebut sebagai organ yang paling penting dari seluruh organ di tubuh
manusia.
Otak dibagi menjadi empat bagian, yaitu:
\
Cerebrum (Otak Besar)
\
Cerebellum (Otak Kecil)
\
Brainstem (Batang Otak)
\
Limbic System (Sistem Limbik)
1. Cerebrum
(Otak Besar)
Cerebrum juga disebut dengan nama Cerebral Cortex, Forebrain
atau Otak Depan. Otak besar merupakan bagian terbesar dari otak manusia adalah
bagian yang memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir,
menalarkan, mengingat, membayangkan, serta merencanakan masa depan.
Otak besar dibagi menjadi belahan kiri dan belahan kanan,
atau yang lebih dikenal dengan Otak Kiri dan Otak Kanan. Jika otak belahan kiri
mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan akan mengalami gangguan, bahkan
kelumpuhan. Masing-masing belahan
mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang
berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta
merupakan pusat matematika. Beberapa pakar menyebutkan bahwa otak kiri
merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ). Sementara itu otak kanan berfungsi
dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ).
Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta
pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif,
kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari,
melukis dan segala jenis kegiatan kreatif lainnya.
Berdasarkan
hasil penelitian Roger Sperry pada 1960-an, hemisfir
kiri dan hemisfir kanan mempunyai
fungsi yang berbeda. Adapun perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut:
OTAK KIRI
·
Hal-hal
yang berurutan
·
Detail
ke global
·
Membaca
berdasarkan pada fonetik
·
Kata-kata,
simbol, dan huruf
·
Terstruktur,
dapat diprediksi
·
Fokus
internal
·
Informasi
yang factual
OTAK KANAN
·
Acak/random
·
Global
ke detail
·
Membaca
menyeluruh
·
Gambar
dan grafik
·
Melihat
dulu atau mengalami sesuatu
·
Belajar
spontan dan alamiah
·
Fokus
eksternal
Belahan otak mana yang lebih baik? Keduanya baik. Setiap
belahan otak punya fungsi masing-masing yang penting bagi kelangsungan hidup
manusia. Akan tetapi, menurut penelitian, sebagian besar orang di dunia hidup
dengan lebih mengandalkan otak kirinya. Hal ini disebabkan oleh pendidikan
formal (sekolah dan kuliah) lebih banyak mengasah kemampuan otak kiri dan hanya
sedikit mengembangkan otak kanan.
Orang yang dominan otak kirinya, pandai melakukan analisa dan
proses pemikiran logis, namun kurang pandai dalam hubungan sosial. Mereka juga
cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga
lebih tajam daripada tangan dan kaki kirinya. Sedangkan orang yang dominan otak
kanannya bisa jadi adalah orang yang pandai bergaul, namun mengalami kesulitan
dalam belajar hal-hal yang teknis.
Ada banyak cara untuk mengetahui apakah seseorang dominan
otak kanan atau dominan otak kiri. Misalnya dengan melihat perilaku
sehari-hari, cara berpakaian, dengan mengisi kuisioner yang dirancang khusus
atau dengan peralatan Electroencephalograph yang bisa mengamati bagian otak
mana yang paling aktif.
Disekitar Anda pastinya ada orang yang pandai dalam ilmu
pengetahuan, tapi tidak pandai bergaul. Sebaliknya ada orang yang pandai
bergaul, tapi kurang pandai di sekolahnya. Keadaan semacam ini disebabkan oleh
ketidakseimbangan antara otak kanan dan otak kiri.
Idealnya, otak kiri dan otak kanan haruslah seimbang dan
semuanya berfungsi secara optimal. Orang yang otak kanan dan otak kirinya
seimbang, maka dia bisa menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau
bersosialisasi.
Untuk mengoptimalkan dan menyeimbangkan kinerja dua belahan
otak, Anda bisa menggunakan teknologi CD Aktivasi Otak. Metode ini sangat mudah
diikuti karena Anda hanya perlu mendengarkan semacam musik instrumental yang
dirancang khusus untuk menyelaraskan dan mengaktifkan kedua belahan otak Anda.
Cerebrum merupakan bagian otak yang membedakan manusia dengan
binatang. Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir, analisa,
logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual. Otak besar
merupakan pusat saraf utama, karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam
pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya berkaitan dengan kepandaian
(inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan. Istilah telencephalon
mengacu pada struktur embrio yang kemudian berkembang menjadi cerebrum:
·
Dorsal telencephalon atau pallium
berkembang menjadi cerebral cortex
·
Ventral telencephalon atau sub-pallium
berkembang menjadi basal ganglia.
Korteks otak besar (bahasa
Inggris: cerebral cortex, grey matter) merupakan lapisan
tipis berwarna abu-abu yang terdiri dari 15 - 33 miliar neuron yang
masing-masing tersambung ke sekitar 10.000 sinapsis,
satu milimeter kubik terdapat kurang lebih satu miliar sinapsis. Komunikasi
yang terjadi antar neuron dalam bentuk deret panjang pulsa sinyal yang disebut potensial
aksi dimungkinkan melalui fiber protoplamik yang disebut akson yang dapat dikirimkan
hingga ke bagian jauh dari otak atau tubuh untuk menemukan reseptor sel
tertentu.
Cerebrum secara umum
terbagi menjadi 4 (empat) bagian yang disebut Lobus. Bagian lobus yang menonjol
disebut gyrus dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut sulcus. Keempat
Lobus tersebut masing-masing adalah: Lobus Frontal, Lobus Parietal, Lobus
Occipital dan Lobus Temporal. Antara lobus frontal dan lobus pariental
dipisahkan oleh sulkus sentralis atau celah
Rolando.
·
Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang
ada dipaling depan dari Otak Besar. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan
membuat alasan, kemampuan gerak, kognisi, perencanaan, penyelesaian masalah,
memberi penilaian, kreativitas, kontrol perasaan, kontrol perilaku seksual dan
kemampuan bahasa secara umum.
·
Lobus Parietal berada di tengah,
berhubungan dengan proses sensor perasaan seperti tekanan, sentuhan dan rasa
sakit.
·
Lobus Temporal berada di bagian bawah
berhubungan dengan kemampuan pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam
bentuk suara.
·
Lobus Occipital ada di bagian paling
belakang, berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu
melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.
2. Cerebellum
(Otak Kecil)
Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang
kepala, dekat dengan ujung leher bagian atas. Cerebellum mengontrol banyak
fungsi otomatis otak, diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh,
mengkontrol keseimbangan, koordinasi otot dan gerakan tubuh. Otak Kecil juga
menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis yang dipelajari seperti
gerakan mengendarai mobil, gerakan tangan saat menulis, gerakan mengunci pintu
dan sebagainya.
Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan
gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak
terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam
mulutnya atau tidak mampu mengancingkan baju.
3. Brainstem
(Batang Otak)
Batang otak (brainstem) berada di dalam tulang
tengkorak atau rongga kepala bagian dasar dan memanjang sampai ke tulang
punggung atau sumsum tulang belakang. Bagian otak ini mengatur fungsi dasar
manusia termasuk pernapasan, denyut jantung, mengatur suhu tubuh, mengatur
proses pencernaan, dan merupakan sumber insting dasar manusia yaitu fight
or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya.
Batang otak dijumpai juga pada hewan seperti kadal dan buaya.
Oleh karena itu, batang otak sering juga disebut dengan otak reptil.
Otak reptil mengatur “perasaan teritorial” sebagai insting primitif. Contohnya
anda akan merasa tidak nyaman atau terancam ketika orang yang tidak Anda kenal
terlalu dekat dengan anda.
Batang Otak terdiri dari tiga bagian, yaitu:
v Medulla
oblongata adalah titik awal saraf tulang belakang dari sebelah kiri
badan menuju bagian kanan badan, begitu juga sebaliknya. Medulla mengontrol
funsi otomatis otak, seperti detak jantung, sirkulasi darah, pernafasan, dan
pencernaan.
v Pons
merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak bersama dengan
formasi reticular. Pons yang menentukan apakah kita terjaga atau tertidur.
v
Mesencephalon atau midbrain adalah bagian terkecil dari
otak yang berfungsi sebagai stasiun relai untuk informasi pendengaran (inferior
colliculi) dan penglihatan (superior colliculi).
Otak tengah mempunyai struktur:
·
tektum, terdiri dari 2 pasang colliculi yang
disebut corpora quadrigemina:
o inferior
colliculi, terlibat pada proses pendengaran. Sinyal yang diterima dari berbagai
nukleus batang otak diproyeksikan menuju bagian dari talamus yang disebut medial
geniculate nucleus untuk diteruskan menuju korteks pendengaran primer (bahasa
Inggris: primary auditory cortex).
·
cerebral peduncle
o
tegmentum adalah jaringan multi-sinapsis yang terlibat
pada sistem homeostasis dan lintasan refleks.
o
crus cerebri
o
substantia nigra
Beberapa bagian dari otak tengah
yang disebut nukleus merah (red nucleus) dan substantia nigra
berfungsi dalam mengontrol gerakan badan. Substantia nigra yang berwarna
gelap berisi banyak neuron yang memproduksi dopamine. Pada umumnya,
berkurangnya neuron di substantia nigra menyebabkan terjadinya penyakit
parkinson. Otak tengah juga adalah bagian awal dari batang otak. Otak tersebut
terdiri dari tectum dan tegmentum. Kedua bagian ini juga berfungsi dalam
penglihatan, pendengaran, pergerakan mata, dan gerakan tubuh lainnya.
Bukanlah suatu hal yang magis atau
berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi
otak tengah ini banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha
di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat
kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya
dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau
bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes
menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi. Otak tengah yang teraktivasi
memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya
mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang
tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak
sedikit di bawah hidung.
o
Meningkatkan Daya Ingat
Meningkatnya daya ingat dapat
membuat seseorang mampu belajar banyak dalam tempo yang lebih singkat. Jika dia
belajar dengan waktu yang sama dengan orang lain, dia akan mendapat lebih
banyak. Peningkatan daya ingat ini berhubungan langsung dengan semakin
meluasnya jaringan pada sel otak seseorang.
o
Meningkatkan Kemampuan Inovasi dan Kreativitas
Inovatif adalah mampu menemukan dan
menciptakan hal-hal baru. Kemampuan inovasi dan kreatifitas yang tinggi dapat
dipergunakan untuk menghasilkan produk/sesuatu yang baru dan juga dapat
dipergunakan untuk mencari alternatif pemecahan masalah yang baru.
o
Meningkatkan Konsentrasi
Meningkatnya konsentrasi dapat
meningkatkan daya tangkap seseorang. Setelah otak tengahnya teraktivasi,
seseorang bisa menangkap hal-hal yang rumit dengan lebih baik dan lebih mudah
mengerti atau memahami sesuatu.
o
Meningkatkan Kemampuan Fisik dalam Berolahraga
Otak
tengah
adalah bagian otak yang mengatur gerakan tubuh. Banyak anak merasakan
peningkatan dalam pengontrolan gerakan tubuh setelah otak tengah mereka
diaktivasi, terutama ketika berolahraga yang membutuhkan ketelitian tinggi.
Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh mereka yang senang berolahrega tetapi
juga oleh mereka yang senang dengan tarian dan gerakan tubuh lainnya. Gerakan
yang banyak membutuhkan koordinasi mata dengan bagian tubuh yang lain akan
banyak sekali ditingkatkan dengan aktifnya otak tengah.
o
Meningkatkan Keseimbangan Otak Kanan dan Otak Kiri
Keuntungan yang paling terasa pada
anak-anak yang telah diaktivasi otak
tengahnya adalah otak kanan dan otak kiri yang semakin seimbang.
Keseimbangan ini akan membuat anak tersebut lebih mudah berhubungan dengan orang
lain.
o
Meningkatkan Keseimbangan Hormon
Banyak sekali bagian dari tubuh kita
yang diatur oleh hormon. Setiap hormon mempunyai fungsi yang berbeda. Otak
tengah yang telah aktif membuat hormon-hormon ini menjadi seimbangdan berfungsi
dengan harmonis dan hal ini membuat seseorang bisa menjadi lebih sehat dengan
otak tengah yang aktif.
o
Meningakatkan Daya Intuisi
Intuisi adalah kemampuan untuk
mendapatkan pengetahuan tanpa masukan atau tanpa menggunakan alasan apapun.
Jika kita mendapatkan intuisi kita tidak tahu dari mana asalnya. Otak kanan
seringkali dianggap sebagai bagian otak yang bertanggung jawab atas intuisi
yang muncul di kepala kita. Otak tengah dapat menggabungkan kemampuan logis
otak kiri dan kemampuan intuisi otak kanan menjadi suatu intuisi yang sangat
tepat. Seorang anak yang telah diaktifkan otak tengahnya akan mempunyai
kemampuan intuisi yang lebih baik. Dengan latihan yang cukup lama dan
intensitas yang cukup, ia dapat memprediksi.
Setelah otak tengah teraktivasi, masalah
mental dapat diminimalisasikan. Oleh sebab itu, seorang anak yang hiperaktif
dapat duduk dengan tenang, anak yang terlalu diam menjadi lebih aktif karena
anak-anak tersebut telah memiliki otak tengah yang dominan. Hanya orang-orang
yang dominan otak tengahnya yang dapat mengontrol otak kanan dan otak kiri
sekaligus.
Umumnya masyarakat Indonesia
didominasi oleh otak kiri. Penuh perhitungan, iri hati atau penuh kebencian
biasanya muncul dari otak kiri. Jika otak kanan menjadi dominan kita akan penuh
rasa kasih dan mengandalkan perasaan. Tentu saja menjadi keinginan kita semua
untuk melihat masyarakat yang pandai sekaligus ramah tamah. Hal ini
dimungkinkan dengan adanya dominasi otak
tengah yang memungkinkan kedua otak berfungsi dengan baik dan benar.
Manfaat lain aktifnya otak tengah
adalah anak akan memiliki akses yang mudah ke otak kiri dan kanan. Sehingga
mereka lebih mudah belajar, membaca, dan menghafal benda-benda lebih cepat.
Konsentrasi, daya ingat, kreativitas, dan karakter yang positif pun turut
berkembang. "Anak akan lebih termotivasi," kata Hendryk.
Menurut dokter ahli saraf Rumah
Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Silvia F. Lumempow, teori penggunaan otak
tengah banyak dilakukan di Rusia, dan mulai berkembang di Jepang sejak 40 tahun
silam. Latihan ini dipraktekkan di Malaysia sejak lima tahun lalu, dan masuk
Indonesia menjelang akhir 2009. Pelatihan pertama di Batam, lalu Bandung,
Cirebon, Tangerang, dan kota-kota lainnya. "Kami berhasil mendapatkan
franchise sejak November lalu," kata Djoni Tjiawi, ahli aktivasi otak
tengah di Tangerang.
Di dunia kedokteran, menurut dokter
ahli saraf lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Vivien
Puspitasari, istilah otak tengah atau midbrain sudah dikenal sejak ditemukannya
ilmu anatomi sistem saraf. Otak manusia dibagi menjadi tiga bagian besar
berdasarkan perkembangannya sejak masih janin dalam kandungan, yaitu
prosencephalon (otak depan), rhom-bencephalon (otak belakang), dan
me-sencephalon (otak tengah).
Jadi, yang disebut otak tengah adalah
bagian dari otak manusia yang letaknya antara otak depan dan otak belakang.
Otak tengah tersusun dari inti sel saraf dan serabut saraf yang memiliki
beberapa fungsi khusus. Bagian ini ibarat saluran atau lorong yang diapit kedua
bagian otak itu. "Otak tengah itu bagai jembatan di kedua otak itu,"
ujar Hendryk.
Otak tengah, menurut dokter yang
kini bertugas di Rumah Sakit Siloam Tangerang itu, mengandung inti sel saraf
kranial III dan IV, yang berfungsi menggerakkan otot-otot mata ke arah
vertikal. Selain itu, otak tengah mengandung serabut saraf formatio
reticularis, yang bertanggung jawab mempertahankan kesadaran. "Mengandung
serabut saraf sensorik maupun motorik yang menghantarkan sinyal dari otak
bagian distal menuju otak depan atau sebaliknya," katanya. Yang lebih
penting, otak tengah mengandung inti sel substansia nigra, yang menghasilkan
zat dopamin, yang berperan dalam sistem gerakan tubuh.
Menurut Vivien, istilah aktivasi
otak tengah baru beberapa tahun terakhir ramai diperbincangkan. Menurut
penyelenggara pelatihan, aktivasi otak tengah yang terbaik dilakukan pada anak
usia 5-15 tahun. "Metode aktivasi otak tengah yang katanya mampu
-meng-ubah anak menjadi jenius perlu disikapi dengan hati-hati dan bijaksana.
Sampai saat ini di bidang kedokteran belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukung
keefektifan dan dampak metode ini terhadap kemampuan kognitif anak.".
1) Anak diajak bermain-main,
bersenang-senang sehingga santai, masuk ke gelombang alfa.
2) Mendengarkan gelombang suara mulai
suara ombak sampai suara helikopter, sekitar 85 desibel, selama empat menit.
Untuk stimulasi otak tengah.
3) Setelah aktif, diperlukan sebulan
bimbingan orang tua di rumah, 15 menit setiap hari, untuk membuat otak tengah
stabil dan bertambah kinclong.
Catatan:
Kelompok tertentu mengklaim bahwa Otak Tengah berhubungan dengan kemampuan
supranatural seperti melihat dengan mata tertutup. Klaim ini ditentang oleh
para ilmuwan dan para dokter saraf karena tidak terbukti dan tidak ada dasar
ilmiahnya.
4. Limbic
System (Sistem Limbik)
Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, membungkus
batang otak ibarat kerah baju. Limbik berasal dari bahasa latin yang berarti
kerah. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan mamalia sehingga sering
disebut dengan otak mamalia. Komponen limbik antara lain hipotalamus, thalamus,
amigdala, hipocampus dan korteks limbik. Sistem limbik berfungsi menghasilkan
perasaan, mengatur produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa
lapar, dorongan seks, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka
panjang.
Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang
salah satu fungsinya adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat
perhatian dan mana yang tidak. Misalnya Anda lebih memperhatikan anak Anda
sendiri dibanding dengan anak orang yang tidak Anda kenal. Mengapa? Karena Anda
punya hubungan emosional yang kuat dengan anak Anda. Begitu juga, ketika Anda
membenci seseorang, Anda malah sering memperhatikan atau mengingatkan. Hal ini
terjadi karena Anda punya hubungan emosional dengan orang yang Anda benci.
Sistem limbik menyimpan banyak informasi yang tak tersentuh
oleh indera. Dialah yang lazim disebut sebagai otak emosi atau tempat
bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran. Carl Gustav Jung menyebutnya
sebagai "Alam Bawah Sadar" atau ketidaksadaran kolektif, yang
diwujudkan dalam perilaku baik seperti menolong orang dan perilaku tulus
lainnya. LeDoux mengistilahkan sistem limbik ini sebagai tempat duduk bagi semua
nafsu manusia, tempat bermuaranya cinta, penghargaan dan kejujuran.
C.
GELOMBANG OTAK
Berdasarkan hasil pengukuran dengan
menggunakanalat EEG(Electro Encephalo
Graph), kita mengenal ada 4 jenis gelombang otak yaitu: beta, alfa, theta,
dan delta.
Ø Gelombang Beta
Frekuensi
gelombang beta berada pada kisaran 12-25 Hz. Kita berada pada kondisi ini saat
kita sadar, melakukan aktivitas sehari-hari, melakukan aktivitas yang menuntut
konsentrasi tinggi, melakukan debat, berolahraga, atau melakukan proyek yang
rumit.
Ø Gelombang alfa
Frekuensi
gelombang alfa berada pada kisaran 8-12 Hz, dengan alfa optimum berada pada
frekuensi 10,5 Hz. Dalam kondisi alfa, kita akan berada dalam keadaan rileks
tetapi waspada, misalnya: membaca, menulis, melihat, dan memikirkan jalan
keluar dari suatu masalah.
Kondisi alfa
sangat baik untuk belajar. Dari penlelitian yang dilakukan, diketahui bahwa
tegangan atau voltase yang timbul saat otak berada dalam kondisi alfa
ternyatajauh lebih tinggi dan dengan dibentuk sinusoidayang lebih teratur
dibndingkan dengan saat otak dalam kondisi beta.
Para ahli
memperkirakan bahwa kondisi alfa adalah kondisi yang dicapai saat sel-sel oak
atau neuron berada dalam suatu harmoni, melakukan tembakan implus listrik
bersamaan, dan beristirahatjuga bersamaan. Hal ini menunjukkan terjadinya
efisiensi pada jalur saraf. Semakin tinggi amplitude gelombang alfa, disebut
daya alfa (alpha power), ini berarti
semakin sedikit upaya yang dibutuhkan untuk mempelajari suatu informasi.
Sebaliknya
gelombang beta merupakan hasil kerja neuron yang tidak harmonis dalam melakukan
tembakan. Tegangan yang dihasilkan kecil dengan pola yang tidak teratur.
Ø Gelombang theta
Frekuensi
gelombang theta beradapada kisaran 4-8 Hz. Saat kita berada dalam kondisi
theta, kita berada dalam keadaan yang sangat rileks, masuk ke dalam kondisi
meditative, ide-ide kreatif muncul. Dan bila kita tidak dapat mengendalikan
diri kita, kita akan masuk ke kondisi delta alias tidur.
Ø Gelombang delta
Frekuensi
gelombang delta berada pada kisaran 0,5-4 Hz. Kondisi ini adalah kondisi tidur
tanpa mimpi dan kita menjadi “tidak sadar” akan kondisi lingkungan kita.
D.
CARA KERJA OTAK
Ada banyak
cara kerja otak. Di bawah ini beberapa cara kerja otak manusia :
1.
Berolahraga Bisa
Meningkatkan Kemampuan Otak
Saat kita berolahraga atau sekedar menggerak-gerakkan badan
(layaknya senam karena terpaksa), darah akan terpompa ke otak, mengalirkan
oksigen dan glukosa. Selain
meningkatkan kemampuan otak, berolahraga juga mampu mengurangi resiko terkena
Alzheimer dan Dementia (penurunan kapasitas otak).
2.
Otak Juga Beradaptasi
Dan Berevolusi
Perubahan alamiah (alam maupun sosial) yang
terjadi dibumi ini memang selalu egois pada makhluk hidup, sebab itu manusia
sebagai salah satu bagian dari makhluk hidup
harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi. Tentunya organ
utama yang merespon perubahan ini adalah otak. Kenapa? Karena otak manusia
terus berkembang untuk belajar, memahami dan menyelesaikan berbagai
permasalahan. Baik itu permasalahan dalam berinteraksi dengan alam ataupun
dengan manusia lain. Itu sebabnya otak manusia dituntut untuk selalu efektif
dalam beradaptasi atau bahkan berevolusi, terutama ketika berhubungan dengan
permasalahan ataupun perubahan lingkungan sosial.
Dalam hal efektifitas ini, John memaksudkan
bahwa otak manusia harus bisa beradaptasi dan berevolusi secara nyata dan itu
tercermin pada kemampuan manusia dalam memahami dan menyelesaikan persoalan
juga membangun relasi dengan orang lain.
Sebagai contoh dalam lingkup perubahan sosial,
otak manusia harus bisa beradaptasi ketika memasuki wilayah baru dengan
orang-orang baru karena jika otak manusia tidak bisa memahami lingkungan
sosialnya maka semuanya tidak akan efektif. Seorang pekerja kantoran tidak akan
bisa bekerja secara efektif jika otaknya tidak bisa beradaptasi dengan
lingkungan kantor.
3.
Masing-Masing Otak
Tersusun Secara Berbeda
Rangkaian hubungan syaraf-syaraf di otak
manusia akan terus terbangun tapi disaat bersamaan ada juga dari rangkaian itu
yang terputus. Putus sambung ini (kok kayak lagu ya) menyebabkan otak manusia
sangat dinamis atau tidak berhenti berkembang, baik secara fisik maupun susunan
otak.
Dinamika otak manusia itu terjadi akibat
berbagai kejadian dan pengalaman yang dialami sehari-hari. Itu sebabnya tidak
ada satu otak manusiapun yang sama di dunia ini. Semuanya tersusun secara
berbeda, bergantung pada rangsangan, kejadian dan pengalaman yang dialami si
pemilik otak.
4.
Otak Manusia Memiliki
Batasan Konsentrasi
Otak manusia hanya bisa fokus kepada sesuatu
selama 10 menit. Itu sebabnya ketika mendengarkan kuliah, ceramah atau
presentasi kita cepat bosan dan langsung ambil sesuatu tuk mengalihkan perhatian. Jadi jika Anda memiliki kesempatan
untuk menjelaskan sesuatu kepada seseorang ataupun khalayak, biasakan Anda me-refresh
otak audiens setiap 10 menit sekali, misalnya dengan gurauan ataupun dengan
membuka sesi tanya jawab.
1.
Tidak mau sarapan.
Banyak orang
menyepelekan sarapan,padahal nggak mengkonsumsi makanan dipagi hari menyebabkan
turunnya kadar gula dalam darah.Hal ini berakibat pada kurangnya masukan
nutrisi pada otak yg akhirnya berakhir pada kemunduran otak.
2.
Kebanyakan
makan.
Menurut penelitian ntu kalo terlalu banyak makan bisa menyebabkan
mengerasnya pembuluh otak yg biasanya menuntun kita pada menurunnya
kekuatan mental, kita jd males ngapa-ngapain, dan akhirnya mengantuk.
3.
Merokok.
Merokok ternyata berakibat
-sangat mengerikan- pada otak. Otak bisa menyusut dan akhirnya kehilangan
fungsi - fungsinya.
4.
Terlalu banyak mengkonsumsi gula.
Menurut penalitian terlalu banyak mengkonsumsi gula akan
menghalangi penyerapan protein dan gizi, sehingga tubuh kita
akan kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.
5.
Polusi udara.
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara.Terlalu
lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi bisa membuat kerja otak nggak
efisien.
6.
Kurang tidur.
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering
melalaikan tidur bisa membuat sel-sel otak kita justru mati kelelahan.
7.
Menutup kepala ketika sedang tidur.
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang
berbahaya, soalnya karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi,
sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak.
8.
Berpikir terlalu keras ketika sedang
sakit.
Belajar ketika kondisi tubuh lagi nggak fit bisa memperparah
ketidakefektifan otak??? Berarti intinya kalau lagi sakit/nggak fit dilarang
keras terlalu mikirin sesuatu.
9.
Kurangnya stimulasi otak.
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak.Kurang berpikir
justru membuat otak qta menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.Pakailah
otak kita sebaik - baiknya untuk berpikir apapun.
10. Jarang bicara.
Menurut penelitian lagi nih ya ternyata percakapan intelektual
biasanya membawa efek bagus pada kerja otak.
F.
OTAK
BEKU
Istilah otak beku sering
digunakan orang ketika merasa buntu, tidak tahu harus mengerjakan apa atau
tidak ada ide. Tapi kejadian otak benar-benar beku (brain freeze) memang ada
dan sering dialami seseorang yang minum dingin dengan cepat.
Asal tahu saja udara
dingin memang bisa membuat otak beku, darah mati, dan jantung berhenti
berdetak. Ketika seseorang minum air dingin dengan cepat rasa dingin langsung
menyergap kepala beberapa bahkan merasakan nyut-nyut alias pening.
Rasa sakit tersebut terjadi
saat makanan dan minuman dingin menyentuh langit-langit mulut. Karena
langit-langit tersebut keras sehingga menyebabkan rasa sakit dan kaku.
Sebenarnya tubuh
dirancang untuk dapat menjaga suhu panas tubuh terutama terhadap sesuatu yang
dingin. Bisa dengan cara aliran darah berkurang sehingga diameter pembuluh
darah juga berkurang.
Saat pembuluh darah
kembali normal, arteri di dalam langit-langit mulut menjadi melebar. Sehingga
saraf dalam langit-langit tersebut menerjemahkan pelebaran sebagai rasa sakit
dan itu yang biasa orang sebut dengan mengalami otak beku. Biasanya hal ini
hanya berlangsung selama beberapa detik, namun ada juga yang mengalaminya
selama satu atau dua menit. Tapi sangat jarang yang berlangsung lebih lama dari
itu.
Ada beberapa hal yang
bisa membantu meringankan sakit tersebut, salah satunya adalah dengan
memindahkan lidah ke langit-langit mulut untuk membantu menghangatkan. Atau
bisa juga dengan cara minum air putih.
Sebuah penelitian
dilakukan untuk melihat apakah ada hubungan antara otak beku dengan orang yang
mengalaminya. Ternyata tidak semua orang mengalaminya dan orang yang menderita
migrain cenderung lebih memungkinkan untuk mengalaminya. Biasanya hal ini
terjadi setelah mengonsumsi sesuatu yang dingin.
Jika Anda sering mengalaminya,
sebaiknya hati-hati dalam mengonsumsi segala sesuatu yang terlalu dingin dan
juga jangan terlalu cepat dalam mengonsumsinya. Sehingga Anda benar-benar bisa
menikmati es krim atau minuman dingin lainnya tanpa terganggu oleh sakit kepala
yang bisa saja muncul.
REFERENSI
Adi W.
Gunawan.2003. Genius Learning Strategi.Jakarta:
PT Gramedia Pustaka Utama
Colin Rose
dan Malcolin J. Nicholl. Accelerated
Learning, Cara Belajar Abad XXI. Bandung: Yayasan nuansa Cendekia
http://id.shvoong.com/medicine-and-health/neurology/1934638-otak-beku-apa-penyebabnya/#ixzz2CMVfKfJB
Tidak ada komentar:
Posting Komentar