Rabu, 05 Juni 2013



 

CARA KERJA OTAK

A.    PENGERTIAN OTAK


Bentuk animasi dari otak manusia                          Otak simpanse yang diletakkan dalam sebuah tabung kaca

Otak (bahasa Inggris: encephalon) adalah pusat sistem saraf (bahasa Inggris: central nervous system, CNS) pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya.
Otak manusia adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 juta sel saraf atau neuron. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat memengaruhi kognisi manusia. Pengetahuan mengenai otak memengaruhi perkembangan psikologi kognitif. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.
Otak terbentuk dari dua jenis sel: glia dan neuron. Glia berfungsi untuk menunjang dan melindungi neuron, sedangkan neuron membawa informasi dalam bentuk pulsa listrik yang di kenal sebagai potensi aksi. Mereka berkomunikasi dengan neuron yang lain dan keseluruh tubuh dengan mengirimkan berbagai macam bahan kimia yang disebut neurotransmiter. Neurotransmiter ini dikirimkan pada celah yang dikenal sebagai sinapsis. Avertebrata seperti serangga mungkin mempunyai jutaan neuron pada otaknya, vertebrata besar bisa mempunyai hingga seratus miliar neuron.
Neuron otak mengandung dua jenis asam lemak PUFA (bahasa Inggris: polyunsaturated fatty acids), yaitu asam arakidonat (AA) dan asam dokosaheksaenoat (DHA) yang terletak pada posisi sn2 dari molekul fosfogliserida dalam membran sel neuron. PUFA dapat terlepas dari fosfogliserida oleh stimulasi fosfolipase PLA-2. Molekul AA yang terlepas akan diproses oleh enzim siklo oksigenase menjadi prostaglandin dan tromboksana, atau diproses oleh enzim 5-lipo oksigenase menjadi lipoksin. Baik AA maupun DHA dapat diproses oleh enzim lipo oksigenase guna membentuk senyawa turunan hidroksi dan leukotriena.

B.     ANATOMI OTAK MANUSIA BESERTA FUNGSINYA
Otak Anda mengendalikan semua fungsi tubuh Anda. Otak merupakan pusat dari keseluruhan tubuh Anda. Jika otak Anda sehat, maka akan mendorong kesehatan tubuh serta menunjang kesehatan mental Anda. Sebaliknya, apabila otak Anda terganggu, maka kesehatan tubuh dan mental Anda bisa ikut terganggu.
Seandainya jantung atau paru-paru Anda berhenti bekerja selama beberapa menit, Anda masih bisa bertahan hidup. Namun jika otak Anda berhenti bekerja selama satu detik saja, maka tubuh Anda mati. Itulah mengapa otak disebut sebagai organ yang paling penting dari seluruh organ di tubuh manusia.
Otak dibagi menjadi empat bagian, yaitu:
\     Cerebrum (Otak Besar)
\     Cerebellum (Otak Kecil)
\     Brainstem (Batang Otak)
\     Limbic System (Sistem Limbik)

1.      Cerebrum (Otak Besar)
Cerebrum juga disebut dengan nama Cerebral Cortex, Forebrain atau Otak Depan. Otak besar merupakan bagian terbesar dari otak manusia adalah bagian yang memproses semua kegiatan intelektual, seperti kemampuan berpikir, menalarkan, mengingat, membayangkan, serta merencanakan masa depan.
Otak besar dibagi menjadi belahan kiri dan belahan kanan, atau yang lebih dikenal dengan Otak Kiri dan Otak Kanan. Jika otak belahan kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan akan mengalami gangguan, bahkan kelumpuhan. Masing-masing belahan mempunyai fungsi yang berbeda. Otak kiri berfungsi dalam hal-hal yang berhubungan dengan logika, rasio, kemampuan menulis dan membaca, serta merupakan pusat matematika. Beberapa pakar menyebutkan bahwa otak kiri merupakan pusat Intelligence Quotient (IQ). Sementara itu otak kanan berfungsi dalam perkembangan Emotional Quotient (EQ). Misalnya sosialisasi, komunikasi, interaksi dengan manusia lain serta pengendalian emosi. Pada otak kanan ini pula terletak kemampuan intuitif, kemampuan merasakan, memadukan, dan ekspresi tubuh, seperti menyanyi, menari, melukis dan segala jenis kegiatan kreatif lainnya.
Berdasarkan hasil penelitian Roger Sperry pada 1960-an, hemisfir kiri dan hemisfir kanan mempunyai fungsi yang berbeda. Adapun perbedaan tersebut antara lain sebagai berikut:


OTAK KIRI
·         Hal-hal yang berurutan
·         Detail ke global
·         Membaca berdasarkan pada fonetik
·         Kata-kata, simbol, dan huruf
·         Terstruktur, dapat diprediksi
·         Fokus internal
·         Informasi yang factual

OTAK KANAN
·         Acak/random
·         Global ke detail
·         Membaca menyeluruh
·         Gambar dan grafik
·         Melihat dulu atau mengalami sesuatu
·         Belajar spontan dan alamiah
·         Fokus eksternal





Belahan otak mana yang lebih baik? Keduanya baik. Setiap belahan otak punya fungsi masing-masing yang penting bagi kelangsungan hidup manusia. Akan tetapi, menurut penelitian, sebagian besar orang di dunia hidup dengan lebih mengandalkan otak kirinya. Hal ini disebabkan oleh pendidikan formal (sekolah dan kuliah) lebih banyak mengasah kemampuan otak kiri dan hanya sedikit mengembangkan otak kanan.
Orang yang dominan otak kirinya, pandai melakukan analisa dan proses pemikiran logis, namun kurang pandai dalam hubungan sosial. Mereka juga cenderung memiliki telinga kanan lebih tajam, kaki dan tangan kanannya juga lebih tajam daripada tangan dan kaki kirinya. Sedangkan orang yang dominan otak kanannya bisa jadi adalah orang yang pandai bergaul, namun mengalami kesulitan dalam belajar hal-hal yang teknis.
Ada banyak cara untuk mengetahui apakah seseorang dominan otak kanan atau dominan otak kiri. Misalnya dengan melihat perilaku sehari-hari, cara berpakaian, dengan mengisi kuisioner yang dirancang khusus atau dengan peralatan Electroencephalograph yang bisa mengamati bagian otak mana yang paling aktif.
Disekitar Anda pastinya ada orang yang pandai dalam ilmu pengetahuan, tapi tidak pandai bergaul. Sebaliknya ada orang yang pandai bergaul, tapi kurang pandai di sekolahnya. Keadaan semacam ini disebabkan oleh ketidakseimbangan antara otak kanan dan otak kiri.
Idealnya, otak kiri dan otak kanan haruslah seimbang dan semuanya berfungsi secara optimal. Orang yang otak kanan dan otak kirinya seimbang, maka dia bisa menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai bergaul atau bersosialisasi.
Untuk mengoptimalkan dan menyeimbangkan kinerja dua belahan otak, Anda bisa menggunakan teknologi CD Aktivasi Otak. Metode ini sangat mudah diikuti karena Anda hanya perlu mendengarkan semacam musik instrumental yang dirancang khusus untuk menyelaraskan dan mengaktifkan kedua belahan otak Anda.
Cerebrum merupakan bagian otak yang membedakan manusia dengan binatang. Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir, analisa, logika, bahasa, kesadaran, perencanaan, memori dan kemampuan visual. Otak besar merupakan pusat saraf utama, karena memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan semua aktivitas tubuh, khususnya berkaitan dengan kepandaian (inteligensi), ingatan (memori), kesadaran, dan pertimbangan. Istilah telencephalon mengacu pada struktur embrio yang kemudian berkembang menjadi cerebrum:
·         Dorsal telencephalon atau pallium berkembang menjadi cerebral cortex
·         Ventral telencephalon atau sub-pallium berkembang menjadi basal ganglia.

Korteks otak besar (bahasa Inggris: cerebral cortex, grey matter) merupakan lapisan tipis berwarna abu-abu yang terdiri dari 15 - 33 miliar neuron yang masing-masing tersambung ke sekitar 10.000 sinapsis, satu milimeter kubik terdapat kurang lebih satu miliar sinapsis. Komunikasi yang terjadi antar neuron dalam bentuk deret panjang pulsa sinyal yang disebut potensial aksi dimungkinkan melalui fiber protoplamik yang disebut akson yang dapat dikirimkan hingga ke bagian jauh dari otak atau tubuh untuk menemukan reseptor sel tertentu.
Cerebrum secara umum terbagi menjadi 4 (empat) bagian yang disebut Lobus. Bagian lobus yang menonjol disebut gyrus dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut sulcus. Keempat Lobus tersebut masing-masing adalah: Lobus Frontal, Lobus Parietal, Lobus Occipital dan Lobus Temporal. Antara lobus frontal dan lobus pariental dipisahkan oleh sulkus sentralis atau celah Rolando.


                                                                                                     



·         Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang ada dipaling depan dari Otak Besar. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan, kemampuan gerak, kognisi, perencanaan, penyelesaian masalah, memberi penilaian, kreativitas, kontrol perasaan, kontrol perilaku seksual dan kemampuan bahasa secara umum.
·         Lobus Parietal berada di tengah, berhubungan dengan proses sensor perasaan seperti tekanan, sentuhan dan rasa sakit.
·         Lobus Temporal berada di bagian bawah berhubungan dengan kemampuan pendengaran, pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara.
·         Lobus Occipital ada di bagian paling belakang, berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata.

2.      Cerebellum (Otak Kecil)
Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang kepala, dekat dengan ujung leher bagian atas. Cerebellum mengontrol banyak fungsi otomatis otak, diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh, mengkontrol keseimbangan, koordinasi otot dan gerakan tubuh. Otak Kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis yang dipelajari seperti gerakan mengendarai mobil, gerakan tangan saat menulis, gerakan mengunci pintu dan sebagainya.
Jika terjadi cedera pada otak kecil, dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi, misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya atau tidak mampu mengancingkan baju.

3.      Brainstem (Batang Otak)
Batang otak (brainstem) berada di dalam tulang tengkorak atau rongga kepala bagian dasar dan memanjang sampai ke tulang punggung atau sumsum tulang belakang. Bagian otak ini mengatur fungsi dasar manusia termasuk pernapasan, denyut jantung, mengatur suhu tubuh, mengatur proses pencernaan, dan merupakan sumber insting dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya.
Batang otak dijumpai juga pada hewan seperti kadal dan buaya. Oleh karena itu, batang otak sering juga disebut dengan otak reptil. Otak reptil mengatur “perasaan teritorial” sebagai insting primitif. Contohnya anda akan merasa tidak nyaman atau terancam ketika orang yang tidak Anda kenal terlalu dekat dengan anda.
Batang Otak terdiri dari tiga bagian, yaitu:
v  Medulla oblongata adalah titik awal saraf tulang belakang dari sebelah kiri badan menuju bagian kanan badan, begitu juga sebaliknya. Medulla mengontrol funsi otomatis otak, seperti detak jantung, sirkulasi darah, pernafasan, dan pencernaan.
v  Pons merupakan stasiun pemancar yang mengirimkan data ke pusat otak bersama dengan formasi reticular. Pons yang menentukan apakah kita terjaga atau tertidur.
v  Mesencephalon atau midbrain adalah bagian terkecil dari otak yang berfungsi sebagai stasiun relai untuk informasi pendengaran (inferior colliculi) dan penglihatan (superior colliculi).







Otak tengah mempunyai struktur:
·         tektum, terdiri dari 2 pasang colliculi yang disebut corpora quadrigemina:
o   inferior colliculi, terlibat pada proses pendengaran. Sinyal yang diterima dari berbagai nukleus batang otak diproyeksikan menuju bagian dari talamus yang disebut medial geniculate nucleus untuk diteruskan menuju korteks pendengaran primer (bahasa Inggris: primary auditory cortex).
o   superior colliculi, berperan sebagai awal proses visual dan pengendalian gerakan mata

·         cerebral peduncle  
o   tegmentum adalah jaringan multi-sinapsis yang terlibat pada sistem homeostasis dan lintasan refleks.
o   crus cerebri
o   substantia nigra
Beberapa bagian dari otak tengah yang disebut nukleus merah (red nucleus) dan substantia nigra berfungsi dalam mengontrol gerakan badan. Substantia nigra yang berwarna gelap berisi banyak neuron yang memproduksi dopamine. Pada umumnya, berkurangnya neuron di substantia nigra menyebabkan terjadinya penyakit parkinson. Otak tengah juga adalah bagian awal dari batang otak. Otak tersebut terdiri dari tectum dan tegmentum. Kedua bagian ini juga berfungsi dalam penglihatan, pendengaran, pergerakan mata, dan gerakan tubuh lainnya.
*      Aktivasi otak tengah 
Bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi. Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.


*      Manfaat Otak Tengah
o   Meningkatkan Daya Ingat
Meningkatnya daya ingat dapat membuat seseorang mampu belajar banyak dalam tempo yang lebih singkat. Jika dia belajar dengan waktu yang sama dengan orang lain, dia akan mendapat lebih banyak. Peningkatan daya ingat ini berhubungan langsung dengan semakin meluasnya jaringan pada sel otak seseorang.
o   Meningkatkan Kemampuan Inovasi dan Kreativitas
Inovatif adalah mampu menemukan dan menciptakan hal-hal baru. Kemampuan inovasi dan kreatifitas yang tinggi dapat dipergunakan untuk menghasilkan produk/sesuatu yang baru dan juga dapat dipergunakan untuk mencari alternatif pemecahan masalah yang baru.
o   Meningkatkan Konsentrasi
Meningkatnya konsentrasi dapat meningkatkan daya tangkap seseorang. Setelah otak tengahnya teraktivasi, seseorang bisa menangkap hal-hal yang rumit dengan lebih baik dan lebih mudah mengerti atau memahami sesuatu.
o   Meningkatkan Kemampuan Fisik dalam Berolahraga
Otak tengah adalah bagian otak yang mengatur gerakan tubuh. Banyak anak merasakan peningkatan dalam pengontrolan gerakan tubuh setelah otak tengah mereka diaktivasi, terutama ketika berolahraga yang membutuhkan ketelitian tinggi. Manfaatnya bukan hanya dirasakan oleh mereka yang senang berolahrega tetapi juga oleh mereka yang senang dengan tarian dan gerakan tubuh lainnya. Gerakan yang banyak membutuhkan koordinasi mata dengan bagian tubuh yang lain akan banyak sekali ditingkatkan dengan aktifnya otak tengah.
o   Meningkatkan Keseimbangan Otak Kanan dan Otak Kiri
Keuntungan yang paling terasa pada anak-anak yang telah diaktivasi otak tengahnya adalah otak kanan dan otak kiri yang semakin seimbang. Keseimbangan ini akan membuat anak tersebut lebih mudah berhubungan dengan orang lain.
o   Meningkatkan Keseimbangan Hormon
Banyak sekali bagian dari tubuh kita yang diatur oleh hormon. Setiap hormon mempunyai fungsi yang berbeda. Otak tengah yang telah aktif membuat hormon-hormon ini menjadi seimbangdan berfungsi dengan harmonis dan hal ini membuat seseorang bisa menjadi lebih sehat dengan otak tengah yang aktif.
o   Meningakatkan Daya Intuisi
Intuisi adalah kemampuan untuk mendapatkan pengetahuan tanpa masukan atau tanpa menggunakan alasan apapun. Jika kita mendapatkan intuisi kita tidak tahu dari mana asalnya. Otak kanan seringkali dianggap sebagai bagian otak yang bertanggung jawab atas intuisi yang muncul di kepala kita. Otak tengah dapat menggabungkan kemampuan logis otak kiri dan kemampuan intuisi otak kanan menjadi suatu intuisi yang sangat tepat. Seorang anak yang telah diaktifkan otak tengahnya akan mempunyai kemampuan intuisi yang lebih baik. Dengan latihan yang cukup lama dan intensitas yang cukup, ia dapat memprediksi.

*      Manfaat Secara Umum
Setelah otak tengah teraktivasi, masalah mental dapat diminimalisasikan. Oleh sebab itu, seorang anak yang hiperaktif dapat duduk dengan tenang, anak yang terlalu diam menjadi lebih aktif karena anak-anak tersebut telah memiliki otak tengah yang dominan. Hanya orang-orang yang dominan otak tengahnya yang dapat mengontrol otak kanan dan otak kiri sekaligus.
Umumnya masyarakat Indonesia didominasi oleh otak kiri. Penuh perhitungan, iri hati atau penuh kebencian biasanya muncul dari otak kiri. Jika otak kanan menjadi dominan kita akan penuh rasa kasih dan mengandalkan perasaan. Tentu saja menjadi keinginan kita semua untuk melihat masyarakat yang pandai sekaligus ramah tamah. Hal ini dimungkinkan dengan adanya dominasi otak tengah yang memungkinkan kedua otak berfungsi dengan baik dan benar.
Manfaat lain aktifnya otak tengah adalah anak akan memiliki akses yang mudah ke otak kiri dan kanan. Sehingga mereka lebih mudah belajar, membaca, dan menghafal benda-benda lebih cepat. Konsentrasi, daya ingat, kreativitas, dan karakter yang positif pun turut berkembang. "Anak akan lebih termotivasi," kata Hendryk.  
Menurut dokter ahli saraf Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta, Silvia F. Lumempow, teori penggunaan otak tengah banyak dilakukan di Rusia, dan mulai berkembang di Jepang sejak 40 tahun silam. Latihan ini dipraktekkan di Malaysia sejak lima tahun lalu, dan masuk Indonesia menjelang akhir 2009. Pelatihan pertama di Batam, lalu Bandung, Cirebon, Tangerang, dan kota-kota lainnya. "Kami berhasil mendapatkan franchise sejak November lalu," kata Djoni Tjiawi, ahli aktivasi otak tengah di Tangerang.
Di dunia kedokteran, menurut dokter ahli saraf lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Vivien Puspitasari, istilah otak tengah atau midbrain sudah dikenal sejak ditemukannya ilmu anatomi sistem saraf. Otak manusia dibagi menjadi tiga bagian besar berdasarkan perkembangannya sejak masih janin dalam kandungan, yaitu prosencephalon (otak depan), rhom-bencephalon (otak belakang), dan me-sencephalon (otak tengah).  
Jadi, yang disebut otak tengah adalah bagian dari otak manusia yang letaknya antara otak depan dan otak belakang. Otak tengah tersusun dari inti sel saraf dan serabut saraf yang memiliki beberapa fungsi khusus. Bagian ini ibarat saluran atau lorong yang diapit kedua bagian otak itu. "Otak tengah itu bagai jembatan di kedua otak itu," ujar Hendryk.  
Otak tengah, menurut dokter yang kini bertugas di Rumah Sakit Siloam Tangerang itu, mengandung inti sel saraf kranial III dan IV, yang berfungsi menggerakkan otot-otot mata ke arah vertikal. Selain itu, otak tengah mengandung serabut saraf formatio reticularis, yang bertanggung jawab mempertahankan kesadaran. "Mengandung serabut saraf sensorik maupun motorik yang menghantarkan sinyal dari otak bagian distal menuju otak depan atau sebaliknya," katanya. Yang lebih penting, otak tengah mengandung inti sel substansia nigra, yang menghasilkan zat dopamin, yang berperan dalam sistem gerakan tubuh.
Menurut Vivien, istilah aktivasi otak tengah baru beberapa tahun terakhir ramai diperbincangkan. Menurut penyelenggara pelatihan, aktivasi otak tengah yang terbaik dilakukan pada anak usia 5-15 tahun. "Metode aktivasi otak tengah yang katanya mampu -meng-ubah anak menjadi jenius perlu disikapi dengan hati-hati dan bijaksana. Sampai saat ini di bidang kedokteran belum ada bukti ilmiah kuat yang mendukung keefektifan dan dampak metode ini terhadap kemampuan kognitif anak.".
*      Cara Mengaktifkan Otak Tengah 
1)      Anak diajak bermain-main, bersenang-senang sehingga santai, masuk ke gelombang alfa.
2)      Mendengarkan gelombang suara mulai suara ombak sampai suara helikopter, sekitar 85 desibel, selama empat menit. Untuk stimulasi otak tengah.
3)      Setelah aktif, diperlukan sebulan bimbingan orang tua di rumah, 15 menit setiap hari, untuk membuat otak tengah stabil dan bertambah kinclong.
Catatan: Kelompok tertentu mengklaim bahwa Otak Tengah berhubungan dengan kemampuan supranatural seperti melihat dengan mata tertutup. Klaim ini ditentang oleh para ilmuwan dan para dokter saraf karena tidak terbukti dan tidak ada dasar ilmiahnya.
4.      Limbic System (Sistem Limbik)
Sistem limbik terletak di bagian tengah otak, membungkus batang otak ibarat kerah baju. Limbik berasal dari bahasa latin yang berarti kerah. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan mamalia sehingga sering disebut dengan otak mamalia. Komponen limbik antara lain hipotalamus, thalamus, amigdala, hipocampus dan korteks limbik. Sistem limbik berfungsi menghasilkan perasaan, mengatur produksi hormon, memelihara homeostasis, rasa haus, rasa lapar, dorongan seks, pusat rasa senang, metabolisme dan juga memori jangka panjang.
Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang salah satu fungsinya adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak. Misalnya Anda lebih memperhatikan anak Anda sendiri dibanding dengan anak orang yang tidak Anda kenal. Mengapa? Karena Anda punya hubungan emosional yang kuat dengan anak Anda. Begitu juga, ketika Anda membenci seseorang, Anda malah sering memperhatikan atau mengingatkan. Hal ini terjadi karena Anda punya hubungan emosional dengan orang yang Anda benci.
Sistem limbik menyimpan banyak informasi yang tak tersentuh oleh indera. Dialah yang lazim disebut sebagai otak emosi atau tempat bersemayamnya rasa cinta dan kejujuran. Carl Gustav Jung  menyebutnya sebagai "Alam Bawah Sadar" atau ketidaksadaran kolektif, yang diwujudkan dalam perilaku baik seperti menolong orang dan perilaku tulus lainnya. LeDoux mengistilahkan sistem limbik ini sebagai tempat duduk bagi semua nafsu manusia, tempat bermuaranya cinta, penghargaan dan kejujuran.


C.    GELOMBANG OTAK
Berdasarkan hasil pengukuran dengan menggunakanalat EEG(Electro Encephalo Graph), kita mengenal ada 4 jenis gelombang otak yaitu: beta, alfa, theta, dan delta.
Ø  Gelombang Beta
Frekuensi gelombang beta berada pada kisaran 12-25 Hz. Kita berada pada kondisi ini saat kita sadar, melakukan aktivitas sehari-hari, melakukan aktivitas yang menuntut konsentrasi tinggi, melakukan debat, berolahraga, atau melakukan proyek yang rumit.
Ø  Gelombang alfa
Frekuensi gelombang alfa berada pada kisaran 8-12 Hz, dengan alfa optimum berada pada frekuensi 10,5 Hz. Dalam kondisi alfa, kita akan berada dalam keadaan rileks tetapi waspada, misalnya: membaca, menulis, melihat, dan memikirkan jalan keluar dari suatu masalah.
Kondisi alfa sangat baik untuk belajar. Dari penlelitian yang dilakukan, diketahui bahwa tegangan atau voltase yang timbul saat otak berada dalam kondisi alfa ternyatajauh lebih tinggi dan dengan dibentuk sinusoidayang lebih teratur dibndingkan dengan saat otak dalam kondisi beta.
Para ahli memperkirakan bahwa kondisi alfa adalah kondisi yang dicapai saat sel-sel oak atau neuron berada dalam suatu harmoni, melakukan tembakan implus listrik bersamaan, dan beristirahatjuga bersamaan. Hal ini menunjukkan terjadinya efisiensi pada jalur saraf. Semakin tinggi amplitude gelombang alfa, disebut daya alfa (alpha power), ini berarti semakin sedikit upaya yang dibutuhkan untuk mempelajari suatu informasi.
Sebaliknya gelombang beta merupakan hasil kerja neuron yang tidak harmonis dalam melakukan tembakan. Tegangan yang dihasilkan kecil dengan pola yang tidak teratur.
Ø  Gelombang theta
Frekuensi gelombang theta beradapada kisaran 4-8 Hz. Saat kita berada dalam kondisi theta, kita berada dalam keadaan yang sangat rileks, masuk ke dalam kondisi meditative, ide-ide kreatif muncul. Dan bila kita tidak dapat mengendalikan diri kita, kita akan masuk ke kondisi delta alias tidur.
Ø  Gelombang delta
Frekuensi gelombang delta berada pada kisaran 0,5-4 Hz. Kondisi ini adalah kondisi tidur tanpa mimpi dan kita menjadi “tidak sadar” akan kondisi lingkungan kita.


D.    CARA KERJA OTAK
Ada banyak cara kerja otak. Di bawah ini beberapa cara kerja otak manusia :
1.      Berolahraga Bisa Meningkatkan Kemampuan Otak
Saat kita berolahraga atau sekedar menggerak-gerakkan badan (layaknya senam karena terpaksa), darah akan terpompa ke otak, mengalirkan oksigen dan glukosa. Selain meningkatkan kemampuan otak, berolahraga juga mampu mengurangi resiko terkena Alzheimer dan Dementia (penurunan kapasitas otak).
2.      Otak Juga Beradaptasi Dan Berevolusi
Perubahan alamiah (alam maupun sosial) yang terjadi dibumi ini memang selalu egois pada makhluk hidup, sebab itu manusia sebagai  salah satu bagian dari makhluk hidup harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan yang terjadi. Tentunya organ utama yang merespon perubahan ini adalah otak. Kenapa? Karena otak manusia terus berkembang untuk belajar, memahami dan menyelesaikan berbagai permasalahan. Baik itu permasalahan dalam berinteraksi dengan alam ataupun dengan manusia lain. Itu sebabnya otak manusia dituntut untuk selalu efektif dalam beradaptasi atau bahkan berevolusi, terutama ketika berhubungan dengan permasalahan ataupun perubahan lingkungan sosial.
Dalam hal efektifitas ini, John memaksudkan bahwa otak manusia harus bisa beradaptasi dan berevolusi secara nyata dan itu tercermin pada kemampuan manusia dalam memahami dan menyelesaikan persoalan juga membangun relasi dengan orang lain.
Sebagai contoh dalam lingkup perubahan sosial, otak manusia harus bisa beradaptasi ketika memasuki wilayah baru dengan orang-orang baru karena jika otak manusia tidak bisa memahami lingkungan sosialnya maka semuanya tidak akan efektif. Seorang pekerja kantoran tidak akan bisa bekerja secara efektif jika otaknya tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan kantor.
3.      Masing-Masing Otak Tersusun Secara Berbeda
Rangkaian hubungan syaraf-syaraf di otak manusia akan terus terbangun tapi disaat bersamaan ada juga dari rangkaian itu yang terputus. Putus sambung ini (kok kayak lagu ya) menyebabkan otak manusia sangat dinamis atau tidak berhenti berkembang, baik secara fisik maupun susunan otak.
Dinamika otak manusia itu terjadi akibat berbagai kejadian dan pengalaman yang dialami sehari-hari. Itu sebabnya tidak ada satu otak manusiapun yang sama di dunia ini. Semuanya tersusun secara berbeda, bergantung pada rangsangan, kejadian dan pengalaman yang dialami si pemilik otak.
4.      Otak Manusia Memiliki Batasan Konsentrasi
Otak manusia hanya bisa fokus kepada sesuatu selama 10 menit. Itu sebabnya ketika mendengarkan kuliah, ceramah atau presentasi kita cepat bosan dan langsung ambil sesuatu tuk mengalihkan perhatian. Jadi jika Anda memiliki kesempatan untuk menjelaskan sesuatu kepada seseorang ataupun khalayak, biasakan Anda me-refresh otak audiens setiap 10 menit sekali, misalnya dengan gurauan ataupun dengan membuka sesi tanya jawab.





E.     KEBIASAAN YANG BISA MERUSAK CARA KERJA OTAK
1.      Tidak mau sarapan.
Banyak orang menyepelekan sarapan,padahal nggak mengkonsumsi makanan dipagi hari menyebabkan turunnya kadar gula dalam darah.Hal ini berakibat pada kurangnya masukan nutrisi pada otak yg akhirnya berakhir pada kemunduran otak.
2.       Kebanyakan makan.
Menurut penelitian ntu kalo terlalu banyak makan bisa menyebabkan mengerasnya pembuluh otak yg biasanya menuntun kita pada menurunnya kekuatan mental, kita jd males ngapa-ngapain, dan akhirnya mengantuk.
3.      Merokok.
Merokok  ternyata berakibat -sangat mengerikan- pada otak. Otak bisa menyusut dan akhirnya kehilangan fungsi - fungsinya.
4.      Terlalu banyak mengkonsumsi gula. 
Menurut penalitian terlalu banyak mengkonsumsi gula akan menghalangi penyerapan protein dan gizi, sehingga tubuh kita akan kekurangan nutrisi dan perkembangan otak terganggu.
5.      Polusi udara.
Otak adalah bagian tubuh yang paling banyak menyerap udara.Terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi bisa membuat kerja otak nggak efisien.
6.      Kurang tidur.
Tidur memberikan kesempatan otak untuk beristirahat. Sering melalaikan tidur bisa membuat sel-sel otak kita justru mati kelelahan.  
7.      Menutup kepala ketika sedang tidur.
Tidur dengan kepala yang ditutupi merupakan kebiasaan buruk yang berbahaya, soalnya karbondioksida yang diproduksi selama tidur terkonsentrasi, sehingga otak tercemar. Jangan heran kalau lama kelamaan otak menjadi rusak. 
8.      Berpikir terlalu keras ketika sedang sakit.
Belajar ketika kondisi tubuh lagi nggak fit bisa memperparah ketidakefektifan otak??? Berarti intinya kalau lagi sakit/nggak fit dilarang keras terlalu mikirin sesuatu.
9.      Kurangnya stimulasi otak.
Berpikir adalah cara terbaik untuk melatih kerja otak.Kurang berpikir justru membuat otak qta menyusut dan akhirnya tidak berfungsi maksimal.Pakailah otak kita sebaik - baiknya untuk berpikir apapun. 

10.  Jarang bicara.
Menurut penelitian lagi nih ya ternyata percakapan intelektual biasanya membawa efek bagus pada kerja otak.



F.     OTAK BEKU
Istilah otak beku sering digunakan orang ketika merasa buntu, tidak tahu harus mengerjakan apa atau tidak ada ide. Tapi kejadian otak benar-benar beku (brain freeze) memang ada dan sering dialami seseorang yang minum dingin dengan cepat.
Asal tahu saja udara dingin memang bisa membuat otak beku, darah mati, dan jantung berhenti berdetak. Ketika seseorang minum air dingin dengan cepat rasa dingin langsung menyergap kepala beberapa bahkan merasakan nyut-nyut alias pening.
Rasa sakit tersebut terjadi saat makanan dan minuman dingin menyentuh langit-langit mulut. Karena langit-langit tersebut keras sehingga menyebabkan rasa sakit dan kaku.
Sebenarnya tubuh dirancang untuk dapat menjaga suhu panas tubuh terutama terhadap sesuatu yang dingin. Bisa dengan cara aliran darah berkurang sehingga diameter pembuluh darah juga berkurang.
Saat pembuluh darah kembali normal, arteri di dalam langit-langit mulut menjadi melebar. Sehingga saraf dalam langit-langit tersebut menerjemahkan pelebaran sebagai rasa sakit dan itu yang biasa orang sebut dengan mengalami otak beku. Biasanya hal ini hanya berlangsung selama beberapa detik, namun ada juga yang mengalaminya selama satu atau dua menit. Tapi sangat jarang yang berlangsung lebih lama dari itu.
Ada beberapa hal yang bisa membantu meringankan sakit tersebut, salah satunya adalah dengan memindahkan lidah ke langit-langit mulut untuk membantu menghangatkan. Atau bisa juga dengan cara minum air putih.
Sebuah penelitian dilakukan untuk melihat apakah ada hubungan antara otak beku dengan orang yang mengalaminya. Ternyata tidak semua orang mengalaminya dan orang yang menderita migrain cenderung lebih memungkinkan untuk mengalaminya. Biasanya hal ini terjadi setelah mengonsumsi sesuatu yang dingin.
Jika Anda sering mengalaminya, sebaiknya hati-hati dalam mengonsumsi segala sesuatu yang terlalu dingin dan juga jangan terlalu cepat dalam mengonsumsinya. Sehingga Anda benar-benar bisa menikmati es krim atau minuman dingin lainnya tanpa terganggu oleh sakit kepala yang bisa saja muncul.





























REFERENSI
Adi W. Gunawan.2003. Genius Learning Strategi.Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Colin Rose dan Malcolin J. Nicholl. Accelerated Learning, Cara Belajar Abad XXI. Bandung: Yayasan nuansa Cendekia